PELATIHAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE DIVISI KAPAL SELAM

Kapal selam merupakan senjata strategis yang dimiliki suatu negara salah satunya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam hal ini PT.PAL Indonesia khususnya Divisi Kapal Selam diberi tugas oleh kementrian pertahanan dan kementrian BUMN sebagai platform yang bertugas membangun kapal selam dan melakukan perawatan kapal selam milik Indonesia.

Proses pembangunan kapal selam membutuhkan kerja sama yang baik dari setiap bagian di Divisi Kapal Selam. Untuk menjaga utilitas produksi kapal selam maka perlu menjaga performa dari setiap unit kerja di divisi kapal selam baik dari unit produksi maupun pendukung (supporting).

Dalam rangka menjaga produktifitas pembangunan kapal selam diperlukan system yang berjalan dengan efektif dan efisien di divisi kapal selam. Untuk menjaga efektifitas dan efisiensi pekerjaan perlu dilaksanakan pengembangan SDM yang baik.

Pelatihan total productive maintenance (TPM) merupakan pelatihan untuk menjaga produktifitas suatu system pekerjaan yang berantai supaya memenuhi target perusahaan. Pelatihan ini dilaksanakan di Pusdiklat PAL Indonesia dalam waktu 4 hari tanggal 6-9 Oktober 2020. Diikuti oleh 10 peserta dari kepala bengkel dan perencana program di divisi kapal selam.

Dalam pelatihan ini peserta diberi wawasan 8 pilar TPM untuk menjaga produktifitas dalam melaksanakan pembangunan kapal selam. Penerapan studi kasus TPM sesuai masalah yang ada di lapangan dan cara penanganan untuk memecahkan masalah yang menghambat produktifitas di divisi kapal selam.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat sehingga produktifitas di divisi kapal selam dapat terjaga dengan baik.